Dukungan mata saat membaca dapat diterapkan melalui kebiasaan yang sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Kebiasaan membaca yang membantu menjaga mata dan postur tetap nyaman selama sesi belajar, bekerja, atau membaca santai.
Siapkan tempat membaca
Tempat membaca yang baik tidak harus khusus. Kursi yang menopang punggung, cahaya yang cukup, dan permukaan untuk menopang buku sudah membantu menjaga posisi tetap nyaman.
Hindari membaca terlalu lama dengan leher menunduk tajam, terutama saat menggunakan ponsel.
Bedakan membaca singkat dan sesi panjang
Membaca pesan selama beberapa menit berbeda dengan belajar satu jam. Untuk sesi panjang, siapkan ukuran teks, posisi, air minum, dan lampu sejak awal agar Anda tidak terus menerus mengubah posisi.
Buat target berdasarkan bagian bacaan, bukan berdasarkan berapa lama Anda mampu menahan fokus tanpa jeda.
Gunakan jeda sebagai penanda
Setelah satu subbab atau beberapa halaman, lihat ke arah lain selama beberapa detik. Kedipkan mata penuh, luruskan bahu, dan baru kembali membaca.
Kebiasaan kecil ini lebih mudah diingat bila dikaitkan dengan pergantian halaman atau topik.
Membaca di layar
Pada tablet atau ponsel, gunakan mode baca, ukuran huruf lebih besar, dan margin yang cukup. Kurangi notifikasi yang membuat mata terus berpindah cepat antara teks dan elemen lain.
Untuk artikel panjang, perangkat dengan layar lebih besar sering memungkinkan jarak baca yang lebih nyaman.
Ringkasan praktis
- Buat jeda pada akhir bab atau bagian.
- Jaga halaman pada sudut yang nyaman.
- Berkedip penuh ketika berpindah halaman.
Jika muncul perubahan penglihatan yang mendadak, nyeri, atau keluhan yang tidak membaik setelah istirahat, cari penilaian dari tenaga kesehatan mata.